2. Part II
テつ テつ テつ テつ テつ Bikin layer baru di atas layer Cacat dengan nama Smooth Skin
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ Tekan [CTRL+ALT+E] untuk menyatukan layer (merge all visible layers) pada layer yang aktif
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ Truzzzz….kita coba pake Filter Median untuk membuat Kulit yang lebih halus (Smooth Skin). Filter Median ini lebih bagus hasilnya dari pada Filter Brush - Gaussian Brush. Perhatikan perberdaannya pada gambar.
テつ テつ テつ テつ テつ
| Sentuh pada bagian gambar untuk melihat perbedaan hasilnya |
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ
Gaussian Blur
テつ テつ テつ テつ テつ
|
|
Median
|
![]()
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseover="MM_swapImage('org1','','tutorial/Smooth Skin I/images/org_blur.jpg',1)"
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="113" alt="Applying Gaussian Blur"
テつ テつ テつ テつ テつ src="../tutorial/Smooth Skin I/images/org.jpg"
テつ テつ テつ テつ テつ width="99" border="1" name="org1" />
|
|
![]()
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseover="MM_swapImage('org2','','tutorial/Smooth Skin I/images/org_median.jpg',1)"
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="113" alt="Applying Median"
テつ テつ テつ テつ テつ src="../tutorial/Smooth Skin I/images/org.jpg"
テつ テつ テつ テつ テつ width="99" border="1" name="org2" />
|
Jika pada Gaussian Blur, pada gambar menghasilkan bagian background biru di belakangnya akan membaur dengan bagian Skin di depannya. Tetapi berbeda dengan Median Filter.
テつ
テつ Sekarang pilih Menu Filter - Noise - Median, Kasi radius 10 pixels dan klik OK. Ubah Opacity layer menjadi 50%:
テつ
テつ
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/opacity.gif"
width="213" border="1" />
Hasilnya:
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/median.jpg"
width="440" border="1" />
OK saat in isudah tampak lebih halus. Tapi belum beres, perhatikan bagian mata hidung, alis, bagian2 in iseharusnya tidak ikut di Filter, agar tetap tajam. Tapi karena Filter-Median sudah diberikan pada Objek, maka semua bagian akan tampak lebih halus. Untuk mengatasi masalah ini, berilah masking agar bagian mata, alis, hidung, terlihat tajam.
Gunakan Ikon ini untuk layer Smooth Skin [ Add layer mask icon]
alt="Add Mask"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/addmask_c.gif"
width="26" align="middle" /> pada Layer Pallete.
Tekan tombol [D] pada keyboard. untuk me reset warna pallet:
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ
alt="Fore- and Background Color"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/fore_and_background.gif"
width="49" align="middle" />
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ Tekan lagi tombol [X] pada keyboard untuk mengganti warna Forground menjadi warna background:
テつ
テつ
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/fore_and_background_d.gif"
width="52" align="middle" />
Pilih Brush Tool dengan memilih icon
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/toolbrush_c.gif"
width="22" align="middle" /> pada toolbar. Check pada Option Bar nya:
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/options_bar2.gif"
width="445" border="1" />
Gunakan setting di atas. Perhatikan bahwa kita menggunakan setting brush 50px. Gunakan Hardness Brush 100% (hard edges). Anda dapat mengganti settin gbrush ini sesuai dengan keinginan Anda, dengan mengklik panak kecil segi tiga.
Sekarang hal paling penting adalah mengaktifkan masking layer sebelum anda menggunakan brush. Mask Icon >>
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/addmask.gif"
width="26" align="middle" />:
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/active_mask.gif"
width="213" border="1" />
Untuk dapat melihat aktual masking yang anda gunakan, aktifkan equivalent
テつ of Quick Mask \ pada keyboard. Untuk melihat area background layer yang anda masking, non aktifkan Quick Mask dengan mengklik kembali \ :
Sentuh pada bagian gambar untuk melihat perbedaan Quick Mask On / Off.
onmouseover="MM_swapImage('quick_mask_on','','tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_off.jpg',1)"
onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="91" alt="Quick Mask On"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_on.jpg"
width="257" border="1" name="quick_mask_on" />
Jadi tujuan kita menggunakan teknik masking disini adalah untuk meng-hidden area yang di blur agar tetap pada keadaan sharp (alis,mata,hidung). Stting mask dapat anda ganti misalkan saja opacity dan colornya
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_settings.gif"
width="333" />
Untuk mengganti color double klik pada area merah, begitu juga pada opacity Quick Mask Color.
OK lanjut dengan mengaktifkan Quick Mask modeテつ
class="marker">\.
Perhatikan screenshoot di bawah ini :
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/mask.jpg"
width="250" border="1" />
Jangan lupa kita hanya perlu memberi masking pada bagian yang dianggap harus tetap sharp yakni bagian seperti mata, alis, hidung.
Daerah sekitar mata kiri:
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/left_eye.gif"
width="440" border="1" />
Anda dapat kembali ke normal view dengan mengklik layer thumbnails [B].
Tips untuk membuat masking yang lembut:
テつ
- Ubah ukuran brush lebih lembut. Gunakan shortcut [SHIT +] untuk menambah kelembutan brush.
テつ
- Berilah masking pada area yang luas dengan brush yang lebar dan persentasenya hardness
テつ class="marker">100%.
テつ
- Berilah masking pada area yang kecil dengan brush yang kecil juga dan persentasenya hardness
テつ class="marker">0%
テつ
- Gunakan Zooming Tool untuk melihat ke akuratan hasil masking misalkan saja pada masking area yang kecil, opacity dapat dikurangi menjadi 30-50%.
Jangan lupa juga untuk memberi mask pada area mulut dan sekitar gigi, bawah alis, dan beberapa contur halus lainnya.
Seperti inilah hasil akhirnya, setelah diberikan filter tambahan berupa slight sharpen:
Sentuh pada bagian gambar hasil dibawah untuk melihat perbedaan seblum dan sesudah di retouch.
テつ テつ テつ Penting Man! : Butuh waktu yang cukup untuk browser dalam me load overlay after touch di bawah ini.
onmouseover="MM_swapImage('woman_before','','tutorial/Smooth Skin I/images/woman_after.jpg',1)"
onmouseout="MM_swapImgRestore()" alt="Woman - Before/After"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/woman_before.jpg"
width="440" border="1" name="woman_before" />
|