Photoshop Tutorial Blog dr.emi | Internet Marketing | AdSense Publisher
Free Download Wordpress Themes | Free Download Web Templates

 

 

Related Post Link




Get Free $ on 1 Click






Archive for December, 2006

Photoshop Tutorial: Membuat tombol The Doctor Glossy Button Style

Membuat tombol The Doctor Glossy Button Style.

テつ テつ テつ テつ テつ 11 Oktober 2006
テつ テつ テつ テつ テつ Langkahnya singkat aja yee…….

テつ テつ テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ Bikin layer baru, gunakan Rounded Rectangle Tool dengan Radius 20 px. Lalu bikin shape vektornya. kira2 seperti pada gambar.
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Berikan Style dengan klik Layer style icon. pilih Gradient Overlay. Tentukan setting sesuai gambar.
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Selanjutnya centang pada Outer Glow style, ikuti juga setting sesuai gambar.
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Terakhir kasi Stroke sesuai setting pada gambar.klik OK
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Bikin layer baru. Lalu tekan [CTRL] dan Click pada Layer Shape layer sebelumnya. Setelah seleksi muncul pilih select>modify>contract> berikan contact by value = 2 pixel. [OK]
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Baru pilih gradasi tool gunakan warna putih sebagai forground, dan gunakan metode transparan gradien. tarik dari atas ke bawah pada seleksi. tampak sepeti pada gambar. lalu tekan [CTRL+D] untuk menghilangkan seleksi.
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Bikin seleksi dengan ukuran setengah shape vektor seperti pada gambar. Lalu masih pada layer gradasi transparan, dan tekan [DELETE].
テつ テつ テつ
テつ テつ テつ Tambahkan layer text dibawah layer gradasi transparan, agara tanpak menyatu pada bidang.
テつ テつ テつ





Photoshop Tutorial: Smooth Skin I


1. Part I
テつ テつ テつ テつ テつ Untuk tutorial Photoshop kali ini, gue pake gambar dibawah sebagai sample facenya:テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ src="../tutorial/Smooth Skin I/images/woman.jpg" alt="Original Image"
width="440" border="1" />
テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ Download gambar tersebut ke dalam hard drive Anda. pake Fileテつ Save As aja, karena di halaman ini klik kanan mouse Anda di disable…
テつ テつ テつ テつ テつ Pertama kali saya akan menghilangkan bagian wajah yang cacat, dan telah ditandai pada gambar dibawah ini:
テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ Areas that contain blemishes width="440" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/blemishes.jpg />
テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ Kenapa kita harus menghilangkan bagian2 cacatnya ?? OK, karena dokter akan mendapatkan bagian yang lebih bagus untuk retauching pada langkah selanjutnya.
テつ テつ テつ テつ テつ Tool yang akan kita gunakan untuk menghilangkan bagian yang cacat adalah Healing Brush class="marker">Tool Clone Stamp Tool width="22" height="18" align="middle"
tutorial/Smooth Skin I/images/toolstampmagic_c.gif /> lihat pada gambar tool dibawah:
テつ テつ テつ テつ テつ Healing Brush in tool bar width="64" height="160" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/healing_brush_tool.gif />
テつ テつ テつ テつ テつ Putar musik Dewa kalian [Larut ato Selimut Hati], dan bikin layer barunya >> Create a
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ New Layer
icon New Layer width="18" height="18" align="middle"
tutorial/Smooth Skin I/images/new_c.gif /> di layer palette. Gantilah nama layer dengan nama class="LayerName">Cacat.
テつ テつ テつ テつ テつ Saat Healing Brush Tool aktif, perhatikan option barnya:
テつ テつ テつ テつ テつ Options Bar for Healing Brush width="440" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/options_bar.gif />
テつ テつ テつ テつ テつ Di bagian kiri pada bar terdapat bulatan hitam dengan ukuran 19 dan option Blending Mode nya: Normal. href="http://www.arraich.com/ref/tool_blend_modes.htm”>>
テつ テつ テつ テつ テつ Di option selanjutnya Anda temukan option Source: Sampled dan Pattern. Bedanya adalah kalo pake sampled, maka source brushnya akan disesuaikan dengan image yang digunakan sedangkan kalo pattern anda dapat menggunakan source yang berbeda dari objek / gambar yang lain sebagai source.
テつ テつ テつ テつ テつ Saat in kita gunakan Source: Sampled.
テつ テつ テつ テつ テつ Kemudian bagianテつ Aligned Option, dapat digunakan untuk mengambil source brush sesuai dengan pergerakan mouse Anda. Lihat pada Screen shootnya:
テつ テつ テつ テつ テつ Option 'Aligned' width="118" height="134" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/aligned.jpg />
テつ テつ テつ テつ テつ Pada bagian C merupakan area yang dipilih sebagai source (nanti kita akan belajar bagaimana men-Set Source objek). Pada tahap awal Anda dapat menggunakan mouse untuk me-remove bagian cacatnya (pada kasus ini terdapat bagain A), Photoshop akan mengingat dan menandai jarak dan sudut antara A dan C. Jadi jika Anda ingin menghilangkan cacat pada B, maka source nya adalah bagian D (dengan sudut dan jarak yang sama).

テつ テつ テつ テつ テつ Jadiテつ setelah Anda mulai menggunakan Healing Brush Tool dapat disimpulkan, posisi kursor dan source tampak seperti pada animasi sederhana dibawah.
テつ テつ テつ テつ テつ Animation: Aligned width="131" height="115" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/alligned.gif />
テつ テつ テつ テつ テつ Tujuan dari penggunaan option bar ini adalah untuk tetap menstabilkan posisi kita agar selalu dekat dengan bagian yang akan di koreksi, dan teksturenya akan di sesuaikan dengan tekstur yang kita ambil sebagai sample.
テつ テつ テつ テつ テつ Perhatikan juga pada option Use All Layer harus dirpilih. Hal ini berguna agar sample pada layer sebelumnya dapat digunaakan kembali pada layer2 selanjutnya, sehingga saat berpindah layer kita tidak perlu lagi mengambil source sample untuk mengoreksi bagian teksturenya.Tetapi ingat bahwa Healiing Brush bagaimanapun hanya menyediakan beberapa pixel saja untuk diameter source pada dokumen gambar, tapi jangan kawatir karena sudah dapat digunakan pada masing2 layer dan pada jarak yang terdekat sekalipun.
テつ テつ テつ テつ テつ Perhatikan kembali option bar di atas, terdapat tanda huruf A warna merah. OK klik pada bagian berbentuk segitiga kecil di dekatnya. Maka akan muncul pop up window seperti pada gambar dibawah:
テつ テつ テつ テつ テつ Brush Options width="225" height="252" border="1"
tutorial/Smooth Skin I/images/brush_options.gif />
テつ テつ テつ テつ テつ Kita gunakan ukuran brush yang kecil aja dengan value 20 px. Untuk option lainnya ikuti pada setting gambar pop up wondownya.
テつ テつ テつ テつ テつ Pada bagian ahir tutorial ini, sebelum kita mulai meremove bagian yang tidak diharapkan, kita kaan men set- Source samplenya. Pindahkan posisi mouse Anda ke bagian / area yang kiranya bagus ato dapat digunakan sebagai sample untuk mengoreksi bagian tekstur yang cacat. OK tekan [ALT] pada window, dan klik klik kiri mouse Anda. Tapi perhatikan juga bahwa jangan sampai target teksture yang cacat melebihi ukuran brush sample Anda. Nah Saat ini Anda sudah memiliki sample source, yang tersimpan dan akan tetap diingat dalam objek anda oleh Photoshop. Sekarang Anda dapat meremove bagian yang cacat dengan menggunakan mouse Anda. Woww…saat ini Anda sudah punya Brush Ajaib Man!!!
テつ テつ テつ テつ テつ
テつ テつ テつ テつ テつ Note: Terkadang Anda perlu mengubah source sample Anda sebelumnya untuk dapat lebih menyesuaikanny dengan bagian yang cacat, seperti yang dijelaskan sebelumnya.





Photoshop Tutorial: Smooth Skin II



2. Part II
テつ テつ テつ テつ テつ Bikin layer baru di atas layer Cacat dengan nama Smooth Skin

テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ Tekan [CTRL+ALT+E] untuk menyatukan layer (merge all visible layers) pada layer yang aktif

テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ Truzzzz….kita coba pake Filter Median untuk membuat Kulit yang lebih halus (Smooth Skin). Filter Median ini lebih bagus hasilnya dari pada Filter Brush - Gaussian Brush. Perhatikan perberdaannya pada gambar.
テつ テつ テつ テつ テつ

Sentuh pada bagian gambar untuk melihat perbedaan hasilnya
テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ

Gaussian Blur

テつ テつ テつ テつ テつ

 
Median
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseover="MM_swapImage('org1','','tutorial/Smooth Skin I/images/org_blur.jpg',1)"
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="113" alt="Applying Gaussian Blur"
テつ テつ テつ テつ テつ src="../tutorial/Smooth Skin I/images/org.jpg"
テつ テつ テつ テつ テつ width="99" border="1" name="org1" />
 
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseover="MM_swapImage('org2','','tutorial/Smooth Skin I/images/org_median.jpg',1)"
テつ テつ テつ テつ テつ onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="113" alt="Applying Median"
テつ テつ テつ テつ テつ src="../tutorial/Smooth Skin I/images/org.jpg"
テつ テつ テつ テつ テつ width="99" border="1" name="org2" />

Jika pada Gaussian Blur, pada gambar menghasilkan bagian background biru di belakangnya akan membaur dengan bagian Skin di depannya. Tetapi berbeda dengan Median Filter.

テつ

テつ Sekarang pilih Menu Filter - Noise - Median, Kasi radius 10 pixels dan klik OK. Ubah Opacity layer menjadi 50%:

テつ

テつ Opacity src="../tutorial/Smooth Skin I/images/opacity.gif"
width="213" border="1" />

Hasilnya:
Median Filter applied src="../tutorial/Smooth Skin I/images/median.jpg"
width="440" border="1" />
OK saat in isudah tampak lebih halus. Tapi belum beres, perhatikan bagian mata hidung, alis, bagian2 in iseharusnya tidak ikut di Filter, agar tetap tajam. Tapi karena Filter-Median sudah diberikan pada Objek, maka semua bagian akan tampak lebih halus. Untuk mengatasi masalah ini, berilah masking agar bagian mata, alis, hidung, terlihat tajam.
Gunakan Ikon ini untuk layer Smooth Skin [ Add layer mask icon] alt="Add Mask"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/addmask_c.gif"
width="26" align="middle" /> pada Layer Pallete.
Tekan tombol [D] pada keyboard. untuk me reset warna pallet:

テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ alt="Fore- and Background Color"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/fore_and_background.gif"
width="49" align="middle" />

テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ テつ テつ Tekan lagi tombol [X] pada keyboard untuk mengganti warna Forground menjadi warna background:

テつ

テつ Fore- and Background Color src="../tutorial/Smooth Skin I/images/fore_and_background_d.gif"
width="52" align="middle" />
Pilih Brush Tool dengan memilih icon Brush Tool src="../tutorial/Smooth Skin I/images/toolbrush_c.gif"
width="22" align="middle" /> pada toolbar. Check pada Option Bar nya:
Option Bar src="../tutorial/Smooth Skin I/images/options_bar2.gif"
width="445" border="1" />
Gunakan setting di atas. Perhatikan bahwa kita menggunakan setting brush 50px. Gunakan Hardness Brush 100% (hard edges). Anda dapat mengganti settin gbrush ini sesuai dengan keinginan Anda, dengan mengklik panak kecil segi tiga.
Sekarang hal paling penting adalah mengaktifkan masking layer sebelum anda menggunakan brush. Mask Icon >> Add Mask src="../tutorial/Smooth Skin I/images/addmask.gif"
width="26" align="middle" />:
Active Mask src="../tutorial/Smooth Skin I/images/active_mask.gif"
width="213" border="1" />

Untuk dapat melihat aktual masking yang anda gunakan, aktifkan equivalent
テつ of Quick Mask \ pada keyboard. Untuk melihat area background layer yang anda masking, non aktifkan Quick Mask dengan mengklik kembali \ :
Sentuh pada bagian gambar untuk melihat perbedaan Quick Mask On / Off.
onmouseover="MM_swapImage('quick_mask_on','','tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_off.jpg',1)"
onmouseout="MM_swapImgRestore()" height="91" alt="Quick Mask On"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_on.jpg"
width="257" border="1" name="quick_mask_on" />
Jadi tujuan kita menggunakan teknik masking disini adalah untuk meng-hidden area yang di blur agar tetap pada keadaan sharp (alis,mata,hidung). Stting mask dapat anda ganti misalkan saja opacity dan colornya

テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ Quick Mask Settings src="../tutorial/Smooth Skin I/images/quick_mask_settings.gif"
width="333" />
Untuk mengganti color double klik pada area merah, begitu juga pada opacity Quick Mask Color.
OK lanjut dengan mengaktifkan Quick Mask modeテつ class="marker">\.
Perhatikan screenshoot di bawah ini :
Mask src="../tutorial/Smooth Skin I/images/mask.jpg"
width="250" border="1" />
Jangan lupa kita hanya perlu memberi masking pada bagian yang dianggap harus tetap sharp yakni bagian seperti mata, alis, hidung.
Daerah sekitar mata kiri:

テつ テつ テつ

テつ テつ テつ テつ テつ Left Eye src="../tutorial/Smooth Skin I/images/left_eye.gif"
width="440" border="1" />
Anda dapat kembali ke normal view dengan mengklik layer thumbnails [B].
Tips untuk membuat masking yang lembut:

    テつ

  • Ubah ukuran brush lebih lembut. Gunakan shortcut [SHIT +] untuk menambah kelembutan brush.
  • テつ

  • Berilah masking pada area yang luas dengan brush yang lebar dan persentasenya hardness テつ class="marker">100%.
  • テつ

  • Berilah masking pada area yang kecil dengan brush yang kecil juga dan persentasenya hardness テつ class="marker">0%
  • テつ

  • Gunakan Zooming Tool untuk melihat ke akuratan hasil masking misalkan saja pada masking area yang kecil, opacity dapat dikurangi menjadi 30-50%.

Jangan lupa juga untuk memberi mask pada area mulut dan sekitar gigi, bawah alis, dan beberapa contur halus lainnya.
Seperti inilah hasil akhirnya, setelah diberikan filter tambahan berupa slight sharpen:

Sentuh pada bagian gambar hasil dibawah untuk melihat perbedaan seblum dan sesudah di retouch.

テつ テつ テつ Penting Man! : Butuh waktu yang cukup untuk browser dalam me load overlay after touch di bawah ini.

onmouseover="MM_swapImage('woman_before','','tutorial/Smooth Skin I/images/woman_after.jpg',1)"
onmouseout="MM_swapImgRestore()" alt="Woman - Before/After"
src="../tutorial/Smooth Skin I/images/woman_before.jpg"
width="440" border="1" name="woman_before" />